21 Agustus 2014

Video Dewasa? Ah, Rumor!

      Ceritanya simbah sakit, saya kebagian jaga malem. Kerena kedinginan dan kebosanan saya menggoda mbak - mbak perawat. Eh, maksud saya pergi ke Mushola untuk tilawah Al-Quran, hmmm ralat sebenernya mainan perawat, duh salah ketik, mainan laptop yang bener. Dan inilah hasil mainannya, sang buah hati(?) alias sebuah video cukup kece. Kalau ada kemiripan rupa, nama, baju, dan peristiwa berarti anda sedang sial. Sekian!


       Jadi ini wujud videonya Click Here .

16 Agustus 2014

Sajak Rindu

Aku merindukanmu
Minggu malam ku terbesit tentangmu
Merah putih kebanggaanmu
Kamu membawaku ke masa lampau
Masa yang putih juga abu abu
Masa putih biru yang terasa haru
Aku mulai merindukanmu

Aku merindukanmu
Merindukan mu yang membuatku berdiri malu
Kamu yang membuatku menyanyikan lagu
Berkobar layaknya bandung waktu itu
Syahdu penuh doa untuk Ibu
Dari waktu ke waktu
Kamu membuatku melakukan ritual baru
Membaca perkamen usang dari masa lalu
Perkamen rancangan pemimpin negara baru
Aku lelah saat itu
Berdiri malu bersamamu
Kadang aku membencimu
Aku membencimu
Merenggut awal hari dalam seminggu
Kini
Aku mulai merindukanmu

Aku merindukanmu
Meniupkan semangat untuk maju
Membakar api untuk berkumpul menjadi satu
Meniupkan semangat menggebu - gebu
Menghargai orang - orang masa lalu
Aku mulai merindukanmu
Dirimu yang membuatku mencintai sang Ibu
Aku mulai merindukanmu

Aku merindukanmu
Kamu tak pernah lagi hadir dalam hari - hariku
Minggu malam tak pernah aku terfikir tentangmu
Kamu tau?
Kini aku hanyalah mahasiswa yang layu
Yang mulai melupakan sang Ibu
Kini dia hanyalah tikus berbaju
Rakus memakan daging sang Ibu
Kini mereka saling beradu
Bengis berebut harta warisan sang Ibu
Membuat Ibu menangis tersedu sedu
Aku mulai merindukanmu

Aku merindukanmu
Mengisi setiap senin pagiku

Merayakan setiap ulang tahun Ibu

Aku, Si Peserta Upacara.

14 Agustus 2014

Curhatan Saya !

Sehat itu murah, menjaga kesehatan itu mudah. Akan tetapi banyak yang mengingkari, sampai pada akhirnya justru sehat itu terasa mahal ! Apalagi ketika sudah jatuh sakit, obat - obatan adalah sarana yang mahal, yang sangat mencekik bagi kaum golongan menengah ke bawah. Bagaimana hanya bercuap - cuap selama 19 menit bersama dokter(spesialis) mengeluarkan biaya ratusan ribu, hanya bercuap - cuap! Padahal kesehatan itu adalah hak segala bangsa oleh sebab itu(?)... Jangan jerat saya dengan hukum penyelewengan UUD ya... :p

Selain harga obat - obatan yang selangit, dokter - dokter di wilayah pelosok - pelosok masih lah sangat minim. Perlu perjalanan hingga 1 jam untuk sekedar berobat. Bayangkan apabila tiba - tiba seseorang terkena serangan jantung, patah kaki, patah kepala, dan harus menempuh 1 jam untuk menemui dokter. Saya yakin arwah orang tersebut sudah sempat bermain poker di akhirat sana, barulah jasad nya sampai pada dokter(hanya untuk yang percaya kehidupan setelah kematian). Menurut saya inilah salah satu faktor yang menyebabkan BANYAK nya kasus bunuh diri di wilayah Gunung Kidul, Yogyakarta. Salah satu. Banyak orang yang lebih memilih mati ketimbang sakit maag dan darah tinggi berkepanjangan. Meski banyak faktor lain yang mempengaruhi juga, kadang merasa tidak dipedulikan anak - anaknya yang jauh diperantauan, merasa seolah - olah dunia sudah tak menginginkannya hidup lagi, maka banyak yang memutuskan gantung diri. Gunung kidul memang sebagian tanah nya berbatu, bisa dibilang kurang subur, tetapi sebenarnya memiliki wisata alam yang luar biasa indah.


Hal unik lainnya adalah, kebanyakan warga di pelosok daerah kesulitan dalam membaca tulisan. Mungkin buta huruf, mungkin juga kondisi mata yang sudah tak memungkinkan untuk membaca. Dengan kondisi seperti itu, apoteker(atau apalah yang memberikan obat ke pasien) memberikan keterangan pada obat dengan tulisan, tulisan yang sangat kecil, yang mustahil untuk dibaca. Bahkan saya pernah dipanggil ke RT lain hanya untuk membacakan tulisan yang tertera di obat, 3xsehari dan kawan - kawannya. Memang di Gunung Kidul jumlah pemuda nya bisa dibilang sedikit, banyak yang merantau. Seharusnya dunia kedokteran berfikir kreatif, bukan dengan tulisan tapi dengan warna bungkusnya. Merah untuk sebelum makan, hijau untuk sesudah makan, putih saat makan(nasi). Lalu bagaimana yang buta warna mas? Wah, iya, tak boleh ada diskriminasi kan, jadi gunakan warna yang dapat dibedakan oleh penderita buta warna. Lalu untuk yang benar - benar buta bagaimana? Hmmm. Sepertinya juga harus ditambahkan tulisan dengan huruf braile(bener gak sih, huruf yang timbul - timbul gitu) pada pembungkus obat nya. Lalu gimana buat yang buta, dan tak punya tangan juga? Tak mampu meraba - raba? Aah, syudah lah, saya nyerah. Pokoknya apoteker atau dokter, lebih telaten lah dalam menjelaskan penggunaan obat pada orang tua atau pasien lanjut usia, sampai pasien paham, tak salah minum obat, pasien sehat. Jadilah pahlawan kesehatan dunia, jangan dirimu mengejar uang, kejarlah kebaikan. Calon dokter juga loh, jangan hanya memikirkan karir sendiri, insyallah calon dokter yang baik dimudahkan jodohnya. Hidup Indonesia! Indonesia sehat!!! Saya cuma curhat!!!

TransJogja : Bus Anti Galau

Jogja. Jogja. Jogja. Daerah Istimewa Yogyakarta, daerah yang istimewa bagi penghuninya maupun pengunjungnya.

Kota dengan 1001 senyuman. Kota yang akan memberikanmu 1000 alasan, untuk kerasan. Terkadang memang terjadi kekerasan, terkadang banyak kemacetan, namun semua akan sirna ketika kamu melihat indahnya prambanan. Candi indah hasil persembahan Bondowoso untuk Roro yang rupawan. Sekedar bocoran. Roro jonggrang bukan di peristiwa tangkuban perahu seperti kata bapak - bapak partai *sensor* , iya kan?

Kalau kamu ingin tau. Jogja bisa dinikmati hanya dengan tiga ribu. Dengan selembar uang 2 ribu dan selembar uang seribu, Transjogja akan membawamu ke berbagai penjuru. Tak perlu mobil baru, untuk membawamu ke kota baru. Tak perlu motor baru, untuk membawamu menikmati malam minggu. Cukup 3 ribu, akan membuatmu menikmati perjalananmu. Di situ kamu akan menemukan wajah - wajah penghuni jogja yang syahdu. Dari penjual susu, hingga mbak - mbak berbaju baru. Mungkin kamu sedang galau? Transjogja akan menjadi solusi terbaik untukmu. Relakan saja dia yang meninggalkanmu untuk mengejar pacar baru. Cukup kau ambil 3 ribu, kemudian naik transjogja duduklah jauh dari pintu. Pakailah sepatu baru dan juga baju baru, kemudian cukup diam membisu, nikmati pertunjukan kehidupan di depanmu. Dengarlah dialog dialog tanpa skenario di sekitarmu, lihatlah wajah - wajah baru yang belum pernah bertemu denganmu, amatilah satu per satu, hingga kamu menemukan yang menarik perhatianmu. Ketika kamu mulai bosan dengan itu, lihatlah keluar jendela transjogja itu. Nikmatilah film tentang jogja yang lugu, dari orang - orang nya yang lucu, hingga lingkungannya yang syahdu. Apa kabar dengan galau mu? Masih ada di hatimu? Hmmm. Mungkin sebelum naik transjogja kamu melupakan unsur yang paling perlu. Hatimu, hatimu harus siap melupakan masalalu, hatimu harus siap menerima hal - hal baru. Hatimu harus menerima orang - orang baru, dengan begitu siapa tau kamu akan menemukan pacar baru? Bahkan mungkin Tuhan akan mempertemukan dirimu dengan jodohmu. Jadi biarlah beban masalalu mu dibawa asap tebal transjogja itu, kamu cukup menyongsong masa depanmu dengan semangat menggebu-gebu! Jika suatu saat kamu kembali galau, ambillah uang 3 ribu. :)


Seseorang yang sering menghabiskan waktu di Transjogja saat galau, menaiki transjogja tanpa tujuan. 

5 Agustus 2014

Rembulan

Rembulan : Indah, tapi Tak Dapat Kau Sentuh, 
Tak Dapat Kaumiliki
[FIKSI-CERPEN-DITULIS DI HAPE-9MENIT]

Alkisah dalam dunia yang tak pernah bisa terjamah oleh orang lain. Bahkan mungkin kamu tak akan pernah memahaminya! Hanya malaikat, Iblis, dan aku yang tau. Dunia antah berantah!

-------

Aku seperti biasa, menghabiskan malam memandangi rembulan yang tengah tersenyum. Udara dingin di pegunungan palsu ini sangat menusuk, memaksaku melipat tangan di dada, aroma batu kapur yang memenuhi area ini sangat menenangkan hati. Suara sapi tetangga sesekali mengiringi suara jangkring - jangkrik yang sedari maghrib tadi sudah bernyanyi riang, seperti alunan Buble yang mampu membawamu kedunia lain.

Sesekali aku menyeruput teh yang kuletakkan tepat disebelahku, yang sudah mulai dingin terkena udara malam, berkali - kali pula simbah ku memanggilku untuk masuk ke dalam rumah. Tapi aku acuhkan. Aku masih ingin memandangi dia, yang tengah tersenyum dilangit sana. Rembulan. Yang senyumannya mengingatkan ku akan seorang gadis yang kusuka.

Aku mengambil HP ku, melihat beberapa recent updates, tak terlalu fokus hanya sekilas melihat. Kemudian pindah ke Twitter, membaca beberapa kicauan teman - teman lain, semua nya terasa dekat. Bahkan yang jauh di ujung ternate sana, seolah - olah tengah bercakap- cakap ria bersamaku. Kembali lagi aku ke recent updates, dan !

DUGG!!!

Jantungku secara spontan berdetak sangat kencang. Kaget? Emosi? Cemburu? Ah aku tak tau apa yang aku rasakan!  Aku klik menu option, kemudian view contact profile, kemudian aku menekan tepat ditengah display picture!

DUGGG!!!! DUUG!!! Detak jantungku semakin menjadi, tangan ku gemetaran, badanku bahkan mulai berkeringat! Aku kenapa?! Aku sebenernya kenapaa? Aku mengalihkan pandangan ke rembulan, kemudian aku bertanyaa?! Aku kenapa rembulan? apakah aku sakit?

Rembulan itu hanya tersenyum, tak mengeluarkan sepatah kata apapun. Tapi kemudian aku mendengar sebuah suara.

I: Kamu tengah dilanda cemburu temanku! Kamu marah melihat dia! Lihat lah dia, dia bersama seseorang mengendarai sesuatu yang berwarna warni itu! Kamu tengah marah temankuuu!!! Ayo habisi diaa!!

M: kamu hanya kaget saudaraku, percayalah semua nya baik baik saja.

I : baik - baik saja Gundulmu. Lihat gambar itu, Gadis yang kau idam - idamkan sejak lama itu, gadis yang kau puja puja itu bersama laki - laki lain! Kamu marah temanku! Ayo hajar dia!!!

Aku marah? Iyakah aku marah? Apakah gemertaran ini pertanda kemarahan? Jantungku berdegup kencang ini kemarahan? Sepertinya iya! Aku marah! Tapi aku tak bisa bergerak, tak bisa berpaling. Senyuman rembulan itu terlalu indah untuk kulewatkan malam ini, aku tak ingin terlihat marah di depan senyumanya!

M: kamu bukan marah saudaraku, percayalah. Itu hanya gejala kaget, minumlah teh itu, nanti akan baik - baik saja.

I: Aaah!! Jangan percaya si sok suci itu! Dia cuma mau mencegahmu mengambil kembali sesuatu yang sudah seharusnya menjadi milikmu. Gadis impianmu!!! Gadis yang senyumnya kau idam - idamkan. Gadis yang rela membuat mu menghabiskan setiap malam memandangi rembulan!!!! Ayo rebut kembali dia! Dia milik mu!!

Iya!!! Aku harus merebut sesuatu yang seharusnya menjadi milikku. Bagaimana caranya? Apa yang harus kulakukan? Haruskah aku membunuh yang bersamanya? Apa yang harus kulakukaaan!!

M: tenanglah..., minumlah teh hangat itu, tunggulah hingga tenang. Barulah kamu bisa berfikir jernih.

DIAAM!!! Aku hanya ingin mengambil kembali sesuatu yang menjadi milikku!!!

I : Benaaar! Ayo ambil kembaliii!!!

M: Dia bukan milikmu, Saudaraku!

Aku terdiam. Sadar? Bukan, hanya kebingungan yang semakin menghantui.

I: jelas lah dia milikmu, senyuman seindah itu sudah seharusnya menjadi milikmu, Temanku!!

M: saudaraku, lihatlah kembali display picture itu. Lihatlah baik - baik gadis pujaan mu itu. Lihat. Lihatlah keindahan senyumnya, guratan mata nya. Lihatlah kebahagiaan yang mengalir melalui senyum itu. Bukankah itu yang membuatmu jatuh cinta padanya?

Aku hanya mengangguk. I pun terdiam.

M: kalau kamu membunuh yang bersama nya? Bukankah senyum itu akan hilang? Kamu akan sedih jika itu terjadi kan saudaraku? Seperti gerhana beberapa bulan yang lalau, ketika bulanmu dimakan oleh setan? Kamu merasa sangat sedih? Iayakan?

Aku kembali mengiyakan. I masih belum bersuara.

M: Lihatlah kembali gadis itu, itu senyuman yang belum pernah kita lihat kan? Dia tersenyum bahagia. Tidakkah yang kamu inginkan dia selalu tersenyum seperti itu?

Aku ingin melihatnya terus begitu. Kamu benar M! Kamu benar! I kebingungan.

M: biarlah dia bersama seseorang itu, bukankah yang terpenting bagimu dia bahagia? Bukankah yang terpenting bagimu dia tersenyum? Bukankah yang terpenting rembulan menghiasi langit?

Iya M, iyaa, aku tau. Tapi ini, sakit. Perih M. Lihat! Air mengalir dari mataku? Apa yang terjadi M? Aku tak akan mati kan? M aku baik baik saja kan?

M: Tenang saudaraku, itu membuktikan bahwa kamu manusia, percayalah. Kebahagiaan nya adalah kebahagiaanmu suatu saat nanti. Biarlah perih sementara, lihatlah senyuman rembulan itu, itu akan mengobatimu.

Aku terpaku, memandangi rembulan. Rembulan dalam bentuk sabit terindah. Perlahan - lahan aku merasa nyaman. Air mataku mulai berhenti mengalir. Rembulan itu membuatku tenang. Rembulan itu membawaku pada setiap memori senyum gadis itu. Biarlah dia bersama orang lain. Selama ia terus tersenyum, aku pasti bahagia. Sampai suatu saat nanti, kutemukan juga belahan hatiku. Teruslah bersinar rembulan, teruslah tersenyum, Gadis. Aku menyayangimu.

Gunungkidul, 4 Agustus 2014. 22:35.
Rembulan terindah yang pernah kulihat

4 Agustus 2014

Dimulai dari Nol yaa...

      Kira - kira beberapa hari yang lalu kita semua ditinggalkan, di satu sisi kita merasa sangat bahagia, di satu sisi kesedihan juga melanda. Layaknya kita yang ditinggal pacar karena dia lebih memilih orang lain, sedih pasti, namun disuatu sisi bahagia juga, soalnya beruntung dia belum menjadi Istri. Hahahaha. Kayaknya analogi yang tak pake salah. Yang jelas galau lah. Galau! Ditinggal Ramadhan, namun kedatangan lebaran.

      Tak dipungkiri lagi teknologi memerankan peran penting dalam peristiwa ini, memotong jarak. Mendekatkan yang jauh, menjauh kan yang dekat(?). Ya, teknologi mampu mengikat silaturahmi keluarga - keluarga yang tak mampu untuk bertatap muka, dari sms, telfon, bbm, wa, dsb. Kebetulan aku punya hape yang tergolong menengah, pinter nggak, goblok juga nggak, panggil saja blackberry. Ceritanya si Blackberry ini sampe pingsan pas hari lebaran, dia bukan kebanyakan makan ketupat atau kebanyakan dapet THR, dia cuma kebanyakan dapet BC, iya, dapet banyak tulisan ungu yang dikirim sebagai ungkapan isi hati para penggemar(Ketahuan penulisnya jomblo akut), eh maksudnya ucapan selamat, permohonan maaf, dll.





     Gimana pendapatmu? Kalau aku sih bener - bener nggak minat buat bales pesan yang begituan. Aku kan tipe cowok yang ANTI di-dua-in! :p Hahaha.  Rasanya sia - sia deh BC panjang begitu, tapi dibaca pun nggak Coba deh bandingkan sama yang begini, walau cuma "Mohon maaf lahir batin, Cuuk!"


Ehh. Malah dipalakin. -____-

      Ah, ini udah aku sensor loh, serius! Jomblo nya tak tertolong lagi sepertinya. =D


      Ini (bukan) dari mbak - mbak pom bensin loh.




      Ah, ini simbah gaul, yang umur 20 tampang 120! Leluhur! Perlu dilestarikan...


      Ini nih, si bawel....


      Ini temanku yang bahkan berbeda Agama. :) Indahkan keberagaman?!


      Aku sih ngerasa spesial kalo dapet pesan yang khusus, bukan buat banyak orang! Rasanya tuh lebih dapet feelnya. Tapi ya bagaimanapun yang penting niatnya, niat saling memaafkan, bukan modus! :p

"Mas, Mbak, dimulai dari nol yaa...,"